Jumat, 09 Januari 2015

Calibration of Level Transmitter DP

Kalibrasi merupakan suatu tindakan yang dilakukan untuk mengatur keluaran atau indikasi transmitter sehingga sesuai dengan parameter yang diukur (flow, temperature, pressure, dan lain lain). Tindakan kalibrasi ini dilakukan pada transmitter yang masih baru, hasil pengukuran transmitter tidak sesuai dengan actual, terkena benturan yang mengakibatkan perubahan kalibrasi, atau jam operasinya sudah tecapai. Pada umum nya alat yang digunakan untuk kalibrasi transmitter adalah Hart Communicator yang bisa dilihat pada gambar 1.


Gambar 1. Hart Communicator
(Sumber :http://www.techrentals.com.au/products_detail.asp?ID=%2010421&productcode=EME,475)

Kali ini akan dibahas tentang perhitungan kalibrasi pada level transmitter DP, dimana ada 6 cara perhitungan kalibrasi sesuai dengan penempatan transmitter pada sebuah bejana.

1. Tangki terbuka

.Gambar 2. Level transmitter DP pada tangki terbuka


Diketahui:
Jika tinggi sebuah X adalah 10 meter dan dalam tangki terdapat cairan yang memiliki densiti sebesar 0,85 g/cm3 berapakah range kalibrasi pada transmitter tersebut ? 

  SG    = 0,85 g/cm3 / 1 g/cm3 
           = 0,85
                        Min range  = SG x h + P0
                                           = 0,85 x 0 m + 0
                                           = 0 mH2O
                        Max range  = SG x h + P0 
                                           = 0,85 x 10 m + 0
                                           =  8,5 mH2

Range  = 0 ~ 8,5 mH2O

2. Tangki terbuka dengan zero supression



 Gambar 3.  Level transmitter DP pada tangki terbuka dengan zero supression


Diketahui :
Jika tinggi sebuah H adalah 3,5 meter dan tinggi Z adalah 1,5 meter, di dalam tangki terdapat cairan yang memiliki densiti sebesar 1 g/cm3 berapakah range kalibrasi pada transmitter tersebut ? 

 SG    = 1 g/cm3 / 1 g/cm3 = 1                 
           Min range  = SG x Z + P0
                              = 1 x 1,5 m + 0
                              = 1,5 mH2
           Max range  = (SG x Z) + (SG x H)
                              = (1 x 1,5) + (1 x 3,5)
                              = 1,5 + 3,5
                              = 5 mH2O

Range 1,5 - 5  mH2O 
                             
3. Tangki tertutup dry leg


 Gambar 4.  Level transmitter DP pada tangki tertutup dry leg


Diketahui:
Jika tinggi sebuah X adalah 5 meter yang didalamnya terdapat cairan yang memiliki densiti sebesar 1 g/cm3, berapakah range kalibrasi pada transmitter ?

 SG  = 1 g/cm3 / 1 g/cm3 = 1
         Min range  = SG x h
                            = 1 x 0 m
                            = 0 mH2
        Max range   = SG x h
                            = 1 x 5 m
                            = 5 mH2
 Range  = 0 ~ 5 mH2O

4. Tangki tertutup wet leg dengan zero elevation




 Gambar 4.  Level transmitter DP pada tangki tertutup
wet leg dengan zero elevation


Diketahui :
Jika tinggi sebuah X adalah 2 meter dan tinggi H adalah 2,5 meter, didalam tangki terdapat cairan yang memiliki densiti sebesar 1 g/cm3, berapakah range kalibrasi pada trasmitter tersebut ? 

SG  = 1 g/cm3 / 1 g/cm3 = 1
       Min range  = - 1 x (2,5-0)
                          = - 1 x 2,5 m
                          = - 2,5 mH2O
       Max range  = -1 x (2,5-2)
                          = -1 x 0,5 m
                          = -0,5 mH2O

Range  = -2,5 ~ -0,5 mH2O


5.  Tangki tertutup wet leg dengan zero elevation direct mount

 Gambar 5.  Level transmitter DP pada tangki tertutup
wet leg dengan zero elevation direct mount




Diketahui:
Jika tinggi sebuah X1 adalah 0,5 mete, X2 adalah 2 meter dan tinggi H adalah 3 meter, didalam tangki terdapat cairan yang memiliki densiti sebesar 1 g/cm3, berapakah range kalibrasi pada transmitter tersebut ?

SG  = 1 g/cm3 / 1 g/cm3 = 1
       Min range  = PHigh - PLow
                          = (SG x X1) – (SG x H)
                          = (1 x 0,5 ) – (1 x 3) 
                          = 0,5 - 3
                          = - 2,5 mH2 
       Max range  = PHigh - PLow
                          = [(SGxX1)+(SGxX2)] – (SGxH)
                          = [(1x0,5)+(1x2) – (1x3)
                          = 2,5 - 3
                          = -0,5 mH2O  

Range  = -2,5 ~ -0,5 mH2O

6. Tangki tertutup wet leg dengan zero elevation remote mount

Gambar 5.  Level transmitter DP pada tangki tertutup
wet leg dengan zero elevation remote mount

Diketahui :
Jika tinggi sebuah X1 adalah 1 meter, X2 adalah 3 meter dan tinggi H adalah 4,5 meter, didalam tangki terdapat cairin yang memiliki densiti 1 g/cm3, berapakah range kalibrasi pada transmitter tersebut?
SG  = 1 g/cm3 / 1 g/cm3 = 1
       Min range  = PHigh - PLow
                          = (SG x X1) – (SG x H)
                          = (1 x 1 ) – (1 x 4,5) 
                          = 1 -4,5
                          = - 3,5 mH2 
       Max range  = PHigh - PLow
                          = [(SGxX1)+(SGxX2)] – (SGxH)
                          = [(1x1)+(1x2) – (1x4,5)
                          = 4 - 4,5
                          = -0,5 mH2O  

Range  = -3,5 ~ -0,5 mH2O
 


Sumber :
  • Lestari P.D, Instrumentasi Industri I. Universitas Sultan Syarif Kasim Riau. 2008
  • Febrianto D, Basic Fundamental Transmitters. PT Indah Kiat Pulp and Paper. n.d 
  • Wikipedia, Kalibrasi. http://id.wikipedia.org/wiki/Kalibrasi. n.d (Di akses : 08-01-2015)

Related Posts:

  • Distributed Control System (DCS) Distributed Control System (DCS) adalah suatu pengembangan system control dengan  menggunakan komputer dan alat elektronik lainnya agar didapat pengontrol suatu loop system yang lebih terpadu dan dapat dikendalikan o… Read More
  • Introduction Zaman modern seperti saat sekarang ini hampir semua alat-alat diindustri dikendalikan secara otomatis (automation) baik industri perminyakan, pulp and paper, dll. Dengan adanya automation ini maka secara langsung dapat menin… Read More
  • Flow Measurement Ada berbagai metode yang digunakan untuk mengukur laju aliran (flow rate) dan total fluida. Pengukuran flow rate dan total fluida terbagi dua yaitu pengkuran pada line pipa tertutup (in closed pipe lines) dan line pipa terbu… Read More
  • Basic Characteristics of Measuring Devices Pada dasarnya basic karakteristik pengukuruan instrumentasi ada dua yaitu karakteristik statik dan karakteristik dinamik (lestari, 2009). Untuk kali ini akan dibahas hanya mengenai karakteristik statik dan karakteristik dina… Read More
  • Common Pressure Detectors Tujuan pngindraan/pendeteksian tekanan adalah untuk mengetahui nilai aktual dilapangan lebih cepat, safety interlock ke equipment lain, dan safety human. Standar operasi sinyal elektronik  yang sering di pakai untuk men… Read More

5 komentar: